Sabtu, 04 Maret 2017

AJAKAN DONASI BERAS



AJAKAN DONASI BERAS

Assalamu alaikum wa rohmatullohi wa barokatuh.

Kepada seluruh ikhwah dan akhwat, sebuah ide yang selama ini kami pikirkan untuk membantu para ikhwah (termasuk ustadz-ustadz) yang mengalami kesulitan hidup, dan insya Allah ke depan, bantuan ini juga akan menyentuh lapisan masyarakat miskin di sekitar lokasi pengajian, sebagai bentuk ta'liful qulub (penarik hati) agar mereka cinta kepada dakwah Ahlus Sunnah.

Rencananya, DONASI BERAS akan kami gulirkan di kalangan para ikhwah yang peduli kepada sesama.

Untuk pertama kalinya, kami ingin mencoba menawarkan ide ini kepada para ikhwah yang biasa ikut aktif dalam taklim-taklim yang ana bina, dan insya Allah kami fokuskan dulu pada jamaah MAJELIS TAKLIM RAPPOKALLING.

Gambaran idenya :
Pada setiap taklim MALAM JUMAT, dianjurkan (tidak dibebani dan tidak pula dipaksa) dan diharapkan setiap anggota majelis taklim membawa minimal SEGELAS BERAS. Jika ada yg tidak mampu membawa, jangan menjadikan hal itu alasan untuk tidak hadir. Karena, itu hanya anjuran, bukan paksaan.

Jika ada yang mau lebih dari segelas BERAS, silakan dan tentunya lebih banyak pahalanya.

Bila ada yang mau sedekah dana dan barang, insya Allah juga boleh.

Ide ini muncul dengan banyaknya berita dan realita bahwa banyak diantara ikhwah Ahlus Sunnah dan kaum muslimim pada umumnya di wilayah perkotaan yang mengalami kesusahan hidup.

Sebagai bentuk kepedulian, kami bersama para ikhwah lain (yang siap terlibat sbg pengurus) tergerak untuk memikirkan sebuah ide dalam meringankan beban mereka.

Belum lagi, kita telah banyak mengetahui keutamaan membantu orang yang mengalami kesempitan hidup.

Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,

الله في عون العبد ما كان العبد في عون أخيه
"Allah senantiasa akan membantu seorang hamba, selama hamba itu mau menolong saudaranya." [HR. Muslim]

Meringankan beban saudara kita, menjadi sebab kita akan mendapatkan keutamaan yang disebutkan oleh Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- dalam sabdanya,
من نفس عن مؤمن كربة من كرب الدنيا، نفس الله عنه كربة من كرب يوم القيامة
"Barangsiapa yang meringankan dari seorang mukmin sebuah kesusahan diantara kesusahan-kesusahan dunianya, maka Allah akan meringankan darinya sebuah kesusahan diantara kesusahan-kesusahan pada Hari Kiamat." [HR. Muslim]

Sebuah kesusahan yang mungkin pernah dialami oleh ikhwah-ikhwah yang kesusahan, susahnya mencari rezki untuk memenuhi kebutuhan MAKANAN BERUPA BERAS.

Membantu mereka yang kesusahan terkadang tidak terpikir oleh kita akan beratnya penderitaan mereka di kala perut terlilit lapar karena kosongnya dapur dari BERAS.

Seorang yang beriman tidak akan tega mendengarkan saudaranya kelaparan, apalagi ia adalah tetangganya.

Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,
ليس المؤمن الذي يشبع وجاره جائع
"Bukanlah mukmin, orang yang kenyang, sedang tetangganya kelaparan." [HR. Ath-Thobroniy dan di-shohih-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Shohih At-Targhib (2562)]

Seorang yang terbaik keimanannya adalah orang yang punya kepeduliaan kepada suadara-saudaranya yang beriman. Imannya mendorongnya untuk peduli dan cinta kepada mereka, peduli dalam mengulurkan tangan dalam memberi SEGELAS, atau SEKANTONG BERAS atau yg lainnya untuk saudara-saudaranya yang seiman dan seaqidah.

Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,
خِيَارُكُمْ مَنْ أَطْعَمَ الطَّعَامَ
"Orang yang terbaik diantara kalian adalah orang yang memberi makan." [HR. Ahmad (6/16)]

Apa yang kita infakkan dan sedekahkan, itulah hakikat harta benda yang akan kita jumpai manfaat dan pahalanya di sisi Allah -Tabaroka wa Ta'ala-.

Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,
"فَإِنَّ مَالَهُ مَا قَدَّمَ وَمَالُ وَارِثِهِ مَا أَخَّرَ"
"Sesungguhnya harta benda seorang hamba adalah apa yang ia persembahkan (infakkan dan sedekahkan), sedang harta warisan untuk para ahli warisnya adalah apa yang ia tangguhkan (yakni, apa yang ia tinggalkan setelah matinya)." [HR. Al-Bukhoriy]

Ketahuilah bahwa jika seorang hamba memiliki kelebihan harta, namun ia tidak infakkan sebagiannya, maka harta itu akan menjadi keburukan baginya dan menjadi sebab tercabutnya berkah dari hartanya.

Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,
« يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ أَنْ تَبْذُلَ الْفَضْلَ خَيْرٌ لَكَ وَأَنْ تُمْسِكَهُ شَرٌّ لَكَ» م
"Wahai anak cucu Adam, sesungguhnya engkau membagikan kelebihan hartamu, itu adalah kebaikan bagimu. Engkau tahan kelebihan hartamu, itu adalah KEBURUKAN bagimu." [HR. Muslim]


SEGELAS BERAS untuk SAUDARA KITA adalah SEBUAH KEBAHAGIAN ABADI untuk KITA, insya Allah.


*Ukuran gelas, tergantung dari kemampuan.
**Jika ikhwah setuju, insya Allah pekan ini (Malam Jumat, 9 Maret 2017) akan kita mulai kumpul donasi rutin setiap malam Jumat. Semoga Allah memudahkan dan memberkahi urusan ini.
***rekening donasi akan menyusul, jika diperlukan.

TTD


USTADZ ABDUL QODIR ABU FA'IZAH, Lc. -hafizhahullah-



^ untuk info laporan penerimaan dan penyaluran beras, insya Allah akan diumumkan melalui BLOG DONASI AHLUS SUNNAH yg telah kami buat khusus untuk kegiatan ini : http://donasiahlussunnah.blogspot.co.id/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar